Ketika Budi Bicara

Suatu hari, Budi bocah 5 tahun sedang keliling kota bersama ayahnya. Sementara ayahnya menyetir, ada saja yang ditanyakan oleh Budi.
“Ayah, itu lampu apa namanya?” tanya Budi kepada ayahnya ketika melihat lampu lalu lintas di persimpangan jalan.
“Itu namanya lampu lalu lintas sayang,” jawab ayahnya.
“Untuk apa lampu lalu lintas itu ayah?” tanya Budi kembali.
“Lampu lalu lintas gunanya untuk mengatur lalu lintas, supaya tidak terjadi kecelakaan sayang,” terang ayahnya.
“Kalau lampu “merah” yang menyala, kita harus berhenti, kalau lampunya menyala “kuning,” berarti kita harus hati-hati, nah..kalau lampunya menyala “hijau,” baru kita bisa jalan kembali, terang ayah kepada Budi. Budi terdiam mendengarkan penjelasan ayahnya.

***

Hari senin adalah awal dari sebuah aktifitas, banyak yang bilang kalau hari senin adalah hari yang sibuk tidak terkecuali dengan ayahnya Budi. Ia bergegas berpakaian dan sesekali melirik arlojinya.

“Budi..kamu sudah siap nak? Ayo kita brangkat,” ajak ayahnya.
Budi berlari menuju ayahnya. Budi sekolah di salah satu TK yang satu jurusan dengan tempat kerja ayahnya.
Ketika tiba di persimpangan jalan, lampu menyala kuning. Mengingat waktu sudah terlambat, ayah Budi bukan mengurangi kecepatan, malah ngebut dan menerobosnya.

“Ayah, tadi lampunya menyala kuning, kok ayah ngebut, bukannya harus hati-hati?” tanya Budi kepada ayahnya. Ayah budi kaget, dan berkata “Ia sayang, maafin ayah ya, besok ayah tidak melanggar lagi.” (Adm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s